Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

9 Tatacara wudhu dan doa-doa wudhu : Pengertian, Fardhu, Syarat, Sunah, Pembatalan.

Tatacara wudhu-wudhu biasa dikerjakan umumnya ketika mau beribadah shalat, ataupun ibadah lainnya yang mengharuskan mempunyai wudhu terlebih dahulu, tetapi banyak orang bertanya-tanya bahkan belum mengetahui mengenai tatacara wudhu beserta doa-doa ketika membasuh anggota wudhu, atau pun hal-hal yang berkaitan dengan wudhu seperti fardhu, syarat, sunah wudhu dan lain sebagainya. Berikut penjelasan mengenai 9 tatacara wudhu dan Doa-doa wudhu, : Pengertian, Fardhu, Syarat, Sunah, Pembatalan.

9 tatacara wudhu : Pengertian, Fardhu, Syarat, Sunah, Pembatalan dan Doa-doa Wudhu
Tatacara Wudhu
Daftar isi

9 Tatacara wudhu dan doa-doa wudhu

Sebelum berwudhu kita harus membersihkan dulu najis-najis yang ada pada badan (jika ada) ataupun sesuatu yang sifatnya kotor, yang akan menghalangi sampainya air kepada anggota wudhu yang akan dibasuh, jika sudah yakin semuanya bersih (anggota wudhu).

Doa menggunakan air untuk wudhu :َ
اَلْحَمْدُلِلّٰهِ الَّذِيْ جَعَلَ الْمَاءَطَهُوْرًا

Alhamdulillaahil ladzii ja'alal maa-athahuuron

Artinya : "Segala puji bagi Allah, dzat yang telah menjadikan air (ini) suci".
  • Pertama, dimulai membaca. (بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْم) sambil mencuci kedua belah tangan sampai pergelangan dengan bersih.
Doa Mencuci kedua tangan :
اَللّهُمَّ اِنِّىْ اَسْئلُكَ الْيُمْنٰى وَالْبَرَكَةَ وَاَعُوْذُبِكَ مِنَ الشُّؤْمِ وَالْهَلَكَةِ

Allohumma innii asalukal yumnaa walbarokata wa a'uudzubika minasysyu'mi wal halakati

Artinya : "wahai Tuhanku, sesungguhnya aku memohon kepadaMu kebaikan ibadah dan keberkahan, dan aku berlindung kepadaMu dari keburukan dan kebinasaan".
  • kedua, selesai membersihkan kedua tangan terus berkumur-kumur tiga kali, sambil membersihkan gigi (biasnya memakai siwak/sikat gigi, atau boleh pake jari tangan jika tidak ada keduanya)
Doa Berkumur :
اَللّٰهُمَّ اسْقِنِيْ مِنْ حَوْضِ نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ صَلّىَ اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَأ سًالَاَاظْمَأُ بَعْدَهُ اَبَدًا

 Alloohumma asqinii min haudhi nabiyyika muhammadin shollalloohu 'alaihi wasallama ka'san laa adlma-u ba'dau abadan

Artinya : "Wahai Tuhanku, beri minumlah aki dari air telaga Nabila muhammad SAW, satu gelas yang tidak akan haus buat selama-lamanya.

Doa menghirup air :   ِ
اَللّٰهُمَ اَرِهْنِىْ رَائِحَةَالْجَنَّة

Alloohumma arihnii rooihatal jannati

Artinya : "Wahai Tuhanku, berilah aku beban surga".
  • ketiga, selesai berkumur terus mencuci lubang hidung tiga kali.
Doa mengeluarkan air dari hidung :
اَللّٰهُمَّ اَنِيْ اَعُوْذُبِكَ مِنْ رَوَائِحِ النَّارِوَسَوْءِالدَّارِ

Allaahumma inii 'auudzubika min rawaaihin naari wa suu id daari

Artinya : "wahai Tuhanki, sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari bebauan neraka dan buruknya tempat tinggal.
  • keempat, selesai mencuci lubang hidung terus membasuh muka tiga kali, dimulai dari tempat tumbuhnya rambut kepala hingga bawah dagu, dan dari telingan kan ke telingan kiri, sambil mengucapkan niat dalam hati, 
lafad niat wudhu : 
نَوَيْتُ الْوُضُوْءَلِرَفْعِ الْحَدَثِ الْاَصْغَرِفَرْضًالِلّهِ تَعَلى

Nawaitul wudhuu'a li raf'il hadatsil ashghari fardhalillahi ta'aalaa.

Artinya : Aku niat berwudhu untuk meghilangkan hadast kecil, fardhu karena Allah.

Doa membasuh wajah :
ٌاَللّٰهُمَّ بَيِّضْ وَجْهِيْ يَوْمَ تَبْيَضُّ وُجُوْهٌ وَّتَسْوَدُّوُجُوْه

Allaahumma bayyid wajhiy-yauma tabyaddlu wujuuhuw-wa taswaddu wujuuhh

Artinya : Wahai Tuhanku, cemerlangkanlah wajahku pada hari cemerlangnya wajah-wajah (orang-orang mu'min) dan hitamnya wajah-wajah (orang-orang kafir).
  • kelima, setelah membasuh muka, lalu membasuh kedua belah tangan sampai siku-siku tiga kali.
Doa membasuh tangan,
Tangan kanan  :
  اَللّٰهُمَّ اَعْطِنِى كِتَا بِى بِيَمِيْنِى وَحَا سِبْنِى حِسَابًا يَّسِيْرًا

Allaahumma'thinii kitaabii bi yamiinii wa haa sibnii hisaabay-yasiiraa

Artinya : "wahai Tuhanku, berikanlah aku kitab (catatan amalku) dari arah tangan kanan ku dan hisablah aku dengan mudah (yakni tidak berbelit-belit)".

Tangan kiri   :
 ْاَللّٰهُمَّ لَاتُعْتِنِى كِتَابِيْ بِشِمَا لِى وَلَا مِنْ وَرَاءِ ظَهْرِى

Allaahumma laa tu'thinii kitaabii bisyimaa lii wa laa miw-waraa i dlohrii

Artinya : "wahai Tuhanku, janganlah Engkau berikan kitab (catatan amal)ku dari arah kiriku dan
jangan pula dari arah belakangku

  • keenam, setelah membasuh kedua belah tangan, terus mengusap sebagian rambut kepala tiga kali (sunat mengusap seluruh rambut kepala).
Doa mengusap sebagian rambut dari kepala : 
اَللّٰهُمَّ حَرِّمْ شَعْرِ ىْ وَبَشَرِىْ عَلىَ النَّارِ وَاَظِلَّنٖىْ تَحْتَ عَرْشِكَ يَوْمَ لَا ظِلَّ اِلاَّظِلُّكَ

Allaahumma harrim sya'rii wa basyarii'alan nari wa adlillanii tahta 'arsyika yauma laa dlilla illaa dlilluka

Artinya : "wahai Tuhanku haramkanlah rambutku dan kulitku dari api neraka, dan naungilah aku dibawah ArsyMu pada hari tiada naungan kecuali hanya naunganMu".   
  • ketujuh, selesai mengusap sebagian rambut kepala, terus mengusap kedua belah telinga luar dan dalam tiga kali.
Doa mengusap kedua telinga :
اَللّٰهُمَّ اِسْمَعْنِى مُنَادِيَ الْجَنَّةٍفِى الْجَنَّةِ مَعَ الْاَبْرَارِ

Allaahumma isma'nii munaadiyal jannati fil jannati ma'al abroori

Artinya : "wahai Tuhanku, perdengarkanlah kepadaku suara pemanggil surga bersama orang-orang yang berbakti".
  • kedelapan, yaitu yang terakhir membasuh kedua belah kaki tiga kali, dari atau sampai mata kaki 
Doa membasuh kaki :
 Kaki kanan : 
اَللّٰهُمَّ ثَبِّتْ قَدَمٖيْ عَلَى الصِّرَاطِ الْمُسْتَقِيْمِ مَعَ اَقْدَمِ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ

Allahumma tsabbit qodamii 'Alah shiraathil mustaqiimi ma'a aqdaami 'ibaadikash shoolihiina.

Artinya : "wahai Tuhanku, tetapkanlah tumitku diatas titian yang lurus bersama tumit hamba-hambaMu yang sholeh".

 Kaki kiri     :
اَللّٰهُمَّ اِنِّىْ اَعُوْذُبِكَ اَنْ تَزِلَّ قَدَامٖىْ عَلىَ الصِّرَاطِ فِى النَّارِيَوْمَ تَزِلُّ اَقْدَمُ الْكَافِرِيْنَ وَالْمُنَافِقِيْنَ

Allaahumma innii 'auudzubika an tazilla qodamii 'alashshiraathi fin naari yauma tazillu aqdamul kaafiriina wal munaafiqiina

Artinya : "wahai Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari keterpelesetan tumitku di atas jalan neraka pada hari dikala terpelesetnya orang-orang kafir dan orang-orang munafik.
  • Kesembilan berdoa, lafad doa sesudah wudhu : 
اَللّهُمَّ جْعَلْنِىْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَجْعَلْنِىْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ

Alloohummaj'alnii minat tawwabiina waj'alnii minal mutathohhiriina

Artinya : "wahai Tuhanku, jadikanlah aku tergolong orang-orang yang bertabat dan jadikanlah aku tergolong orang-orang yang suci.

Pengertian atau Arti Wudhu

Wudhu menurut bahasa artinya bersih dan indah, sedangkan menurut istilah ialah membersihkan anggota wudhu untuk menghilangkan hadats kecil.


Fardhu Wudhu

Fardhu wudhu jumlahnya ada enam perkara
  1. Niat : diucapkan dalam hati ketika membasuh wajah (memulai niat dalam hati ketika air menyentuh kulit wajah).
  2. Membasuh seluruh wajah (mulai dari tumbuhnya rambut kepala hingga dagu dan dari telinga kanan hingga telinga kiri).
  3. Membasuh kedua tangan hingga siku-siku.
  4. Mengusap sebagian rambut kepala.
  5. Membasuh kedua kaki sampai mata kaki.
  6. Tertib (berturut-turut), artinya mendahulukan anggota wudhu yang harus dahulu, dan mengakhirkan mana yang harus diakhirkan

Syarat-Syarat Wudhu

  1. Islam 
  2. Tamyiz (dapat membedakan baik burknya sesuatu pekerjaan). 
  3. Tidak berhadats besar 
  4. Menggunakan air suci lagi mensucikan
  5. Tidak ada sesuatu yang menghalangi sampainya air ke anggota wudhu, seperti cat, getah dan sebagainya. 
  6. Mengetahui mana yang wajib (fardhu) dan mana yang sunah.

Sunah-sunah Wudhu

  1. Membaca basmalah (بسم الله الرحمن الرحيم) pada permulaan berwudhu. 
  2. Membasuh kedua telapak tangan sampai pergelangan 
  3. Berkumur-kumur 
  4. Membasuh lubang hidung sebelum berniat
  5. Membasuh (menyapu) seluruh kepala dengan air 
  6. Mendahulukan anggota kanan dari pada kiri 
  7. Membasuh (menyapu) kedua telinga luar dan dalam 
  8. Mentigakalikan membasuh anggota wudhu
  9. Menyela-nyelang jari-jari tangan dan kaki Membaca doa sesudah wudhu

Yang Membatalkan Wudhu

  1. Keluarnya sesuatu dari qubul dan dubur, misalnya buang air kecil maupun besar, atau keluar angin dan sebagainya. 
  2. Hilang akal (hilang kesadaran), seperti gila, pingsan, mabuk, dan tidur nyenyak.
  3. Tersentuhnya antara kulit laki-laki dan perempuan yang bukan muhrimnya dengan tidak memakai (tutup) penghalang. (Muhrim artinya keluarga yang tidak boleh dinikah). 
  4. Tersentuhnya kemaluan (qubul atau dubur) dengan tapak tangan atau jari-jarinya yang tidak memakai tutup (tidak ada penghalang)

Posting Komentar untuk "9 Tatacara wudhu dan doa-doa wudhu : Pengertian, Fardhu, Syarat, Sunah, Pembatalan."